SUKOHARJO.RILISJATENG.COM – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan pada musim kemarau 2026. Sebanyak 625.000 liter air bersih yang dikemas dalam 125 tangki diberangkatkan secara simbolis dari Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukoharjo, Senin (10/8/2026).
Bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap kepada masyarakat di wilayah terdampak sesuai dengan kebutuhan. Penyaluran dilakukan melalui tangki air bersih PDAM Tirta Makmur Kabupaten Sukoharjo.
Plt. Bupati Sukoharjo menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Sukoharjo terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, dampak kekeringan saat musim kemarau 2026 terjadi di 21 titik yang tersebar di enam desa pada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Weru, Bulu, dan Tawangsari. Kondisi tersebut berdampak terhadap 733 kepala keluarga (KK) atau 2.413 jiwa yang mengalami kekurangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Pada musim kemarau Tahun 2026 ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Sukoharjo mengalami dampak yang mengganggu kehidupan dan penghidupan, terutama di wilayah Kecamatan Weru, Bulu, dan Tawangsari,” ujar Plt. Bupati.
Sebelum bantuan yang diberangkatkan pada Senin (10/8/2026), Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah menyalurkan 701.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut disalurkan sejak awal Juli hingga awal Agustus 2026 dan bersumber dari APBD Kabupaten Sukoharjo.
Selain berdampak pada ketersediaan air bersih, musim kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Hingga periode tersebut tercatat 55 kejadian kebakaran hutan dan lahan dengan luas area terbakar sekitar 207,13 hektare.
Plt. Bupati menjelaskan, berdasarkan prediksi BMKG, puncak musim kemarau 2026 diperkirakan terjadi pada Agustus 2026. Durasi musim kemarau diperkirakan bervariasi di setiap wilayah.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo terus melakukan langkah penanganan dan pendistribusian air bersih bagi wilayah yang mengalami kekurangan air. Bantuan akan disalurkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi.
Pemkab Sukoharjo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan serta kepedulian kepada masyarakat terdampak kekeringan.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau dapat terpenuhi dan dampak kekeringan terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat dapat diminimalkan.
